Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

Debat Epistemologis: Filsafat vs Agama dalam Pencarian Kebenaran

Gambar
Debat Epistemologis: Filsafat vs Agama dalam Pencarian Kebenaran (Analisis dari "PILIH MANA: Percaya Pada TUHAN atau Percaya Pada OTAKMU Sendiri?") M Sopian Halil IAI Qamarul Huda Sopiangolink@gmail.com Abstrak Artikel ini menganalisis debat epistemologis antara filsafat dan agama, sebagaimana dipresentasikan dalam video YouTube berjudul "PILIH MANA: Percaya Pada TUHAN atau Percaya Pada OTAKMU Sendiri? (Debat Filsafat vs Agama)" dari channel Luciveda. Berdasarkan diskusi tentang akal vs wahyu, artikel ini memperluas materi dengan eksplorasi mendalam terhadap asal-usul alam semesta, pedoman moral, makna hidup, dan potensi sintesis modern. Pendekatan ini didasarkan pada teori epistemologi, seperti rasionalisme Descartes dan fideisme Kierkegaard, dengan tambahan kritik kontemporer dari perspektif sains dan etika. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua jalan tersebut saling melengkapi dalam konteks pluralisme, meskipun tantangan seperti relativisme dan fundamen...

Teknik Negosiasi Berbasis Psikologi Agen FBI: Analisis Kritis dari "Never Split the Difference" oleh Chris Voss

Gambar
Teknik Negosiasi Berbasis Psikologi Agen FBI: Analisis Kritis dari "Never Split the Difference" oleh Chris Voss M Sopian Halil IAI Qamarul Huda sopian golink@gmail.com Abstrak Artikel ini menganalisis teknik negosiasi yang diinspirasi oleh pengalaman agen FBI, sebagaimana dipresentasikan dalam video YouTube berjudul "Trik Psikologi Agen FBI yang Akan Membuatmu Menang di Setiap Negosiasi (Never Split the Difference)" dari channel Luciveda. Berdasarkan buku *Never Split the Difference* karya Chris Voss, artikel ini memperluas materi dengan diskusi mendalam tentang psikologi perilaku, aplikasi praktis, dan kritik terhadap pendekatan ini. Teknik seperti empati taktis, mirroring, dan pertanyaan terbuka dijelaskan melalui lensa teori psikologi sosial dan kognitif, dengan contoh aplikasi di bidang bisnis, hukum, dan resolusi konflik. Penelitian pendukung dari studi negosiasi dan kritik etis disertakan untuk memberikan pandangan holistik. Hasilnya menunjukkan bahw...

TRADISI DAN AGAMA PADA MASA KEJAYAAN KERAJAAN ISLAM DI LOMBOK

Gambar
  ABSTRAK             Tradisi adalah kebiasaan turun temurun dalam masyarakat., sedangkan agama adalah ajaran yang berasal dari Tuhan atau hasil renungan manusia yang terkandung dalam kitab suci dengan tujuan untuk memberi tuntunan dan pedoman hidup bagi manusia agar mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Tradisi dan agama itu bisa lahir karena di bawa dan di ajarkan oleh orang-orang terdahulu sebelum kita lalu di wariskan dari generasi ke generasi hingga sekarang ini. Tradisi dan agama juga banyak lahir pada masa kerajaan-kerajaan terutama kerajaan Islam yang ada di Lombok.             Lombok yang sering di sebut dengan “pulau seribu masjid” dan memiliki “tradisi yang sangat unik” dari sebutan kita sudah tahu bahwa Lombok mayoritasnya orang-orang muslim. Tetapi, ini setelah masuknya kerajaan-kerajaan Islam di Lombok. Lalu, sebelum itu apa yang di anut atau keperc...